PENTING : **SEDEKAH ROMBONGAN||RUMAH ZAKAT || ACT || Kajian Hadis**
PELUANG USAHA 2016 !!!|*|DUITBUX|*|Program PTC nyari duit di internet|

Thursday, April 21, 2011

Sistem Informasi Keuangan

Kemajuan TI telah mengubah cara perusahaan dalam mengumpulkan data, memproses dan melaporkan informasi keuangan Oleh karena itu auditor akan banyak menemukan lingkungan dimana data tersimpan lebih banyak dalam media elektronik dibanding media kertas. Auditor harus menentukan bagaimana perusahaan menggunakan systemTI untuk meng-inisiasi, mencatat, memproses dan melaporkan transaksi dalam laporan keuangan. Sebenarnya tidak ada perbedaan konsep audit yang berlaku untuk system yang kompleks dan system manual, yang berbeda hanyalah metode-metode spesifik yang cocok dengan situasi system informasi akuntansi yang ada. Pemahaman ini diperlukan dalam rangka mendapatkan pemahaman internal control yang baik agar dapat merencanakan audit dan menentukan sifat, timing dan perluasan pengujian yang akan dilakukan.

Sistem infomasi keuangan mekanis telah digunakan dalam bisnis selama seratus tahun atau lebih. Mesin kartu berlubang, yang menjadi satu-satunya altematif bagi pemsahaan besar sebelum adanya komputer, digunakan tetutama dalam fungsi keuangan. Hal yang sama terjadi pada mesin bookkeeping keydriven. Aplikasi mesin ini terbatas untuk digunakan dalam pemrosesan data accounting, dan hanya sedikit penggunaan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan informasi manajer bahkan untuk manajer keuangan. Ketika komputer muncul, ia diterapkan dengan cara yang sama.

Tjdak sampai pada pertengahan tahun 1960-an, sistem informasi keuangan diiembangkan dan ia tidak hanya digunakan untuk menangani tugas accounting dasar. Kita telah mengetahui bahwa fungsi keuangan berkaitan dengan ams uang dalam perusahaan. Pada mulanya harus diperoleh uang untuk mendukung manufaktur, pemasaran, dan aktivitas yang lain. Kemudian, pendanaan tersebut harus dlkontrol untuk memastikan bahwa ia digunakan secara efektif. Semua manajer dalam pemsahaan mempunyai tanggung jawab keuangan.

Mereka diberi anggaran biaya operasi seminim mungkin dan diharapkan untuk menjaga pengeluaran biaya melampau batasan anggaran tersebut. Informasi yang men~elaskan arus uang baik yang dianggarkan maupun yang sebenarnya memungkinkan manajer untuk melakukan tanggung jawab keuangannya. Informasi ini diberikan oleh sistem informasi keuangan. Sistem informasi keuangan mempunyai tiga tugas pokok: (I) Mengidentifikasi kebutuhan uang yang akan datang, (2) membantu perolehan dana tersebut, dan (3) mengontrol penggunaannya.

Random Posts



1 comments:

permatanet said...

tips yang menarik sekali dan bermanfaat.

Blog Archive