Aris mengatakan, meski ia melihat dari jarak yang tidak terlalu dekat, namun ia melihat secara persis tim gegana mengangkat paket bom yang diletakkan di bawah pos penjagaan Gereja Chatedral itu.
Setelah mengangkat paket bom itu, menurut Aris, tim Gegana yang terdiri dari lima mobil langsung melakukan penyisiran di lokasi gereja dan kawasan perumahan tersebut. ”Semuanya disisir,” kata dia.
Aris mengakui pihak pengamanan pengembang kebobolan dengan adanya pemasangan bom di kawasan tersebut. Apalagi, lokasi peletakan bom di sekitar gereja yang besok akan digunakan untuk perayaan Paskah.
Menurut dia, petugas keamanan yang dikerahkan untuk mengamankan kawasan itu sedikitnya 30 orang. ”Secara faktual kami akui kebobolan,” katanya.
http://www.tempointeraktif.com/hg/kriminal/2011/04/21/brk,20110421-329141,id.html



0 comments:
Post a Comment