PENTING : **SEDEKAH ROMBONGAN||RUMAH ZAKAT || ACT || Kajian Hadis**
PELUANG USAHA 2016 !!!|*|DUITBUX|*|Program PTC nyari duit di internet|

Wednesday, April 20, 2011

Manajemen proyek

Proyek membutuhkan perencanaan, koordinasi , dan pengawasan secara teliti karena menyangkut berbagai macam kegiatan.Proyek didefinisikan sebagai suatu system yang kompleks yang melibatkan koordinasi dari sejumlah bagian yang terpisah dari organisasi dan di dalamnya terdapat skedul dan syarat-syarat di mana kita harus bekerja. Oleh karena itu keberhasilan suatu proyek bergantung pada ketepatan pemilihan seseorang sebagai manajer proyek dan kerja keras serta dedikasi anggota team proyek.

Pada waktu yang lalu, manajemen proyek telah dipakai secara luas dalam bidang militer, industri ruang angkasa, industri pesawat terbang, dan berbagai industri konstruksi. Keberhasilan yang telah dicapai oleh industri tersebut, menjadikan manajemen proyek dihormati sebagai bagian proyek dapat pula diterima dalam pengembangan produk, organisasi non- profit , institusi keuangan, dan sector pemerintahan. Luasnya pemakaian manajemen proyek saat ini menunjukan bahwa ukuran organisasi bukanlah faktor kunci yang menyebabkan perlunya manajemen proyek.

Secara umum manajemen proyek mempunyai tiga tahapan sebagai berikut :

1. Perencanaan
Tahapan ini meliputi : identifikasi kegiatan, perkiraan waktu kegiatan, dan hubungan logika ketergantungan antar kegiatan. Dalam metode jalur keritis ( CPM ) dan program evaluation review technique ( PERT ) tahapan ini menghasilkan diagram network.

2. Skeduling
Berdasarkan tahapan perencanaan dibuatlah skedul sumberdaya yang diperlukan seperti : tenaga kerja, mesin dan uang untuk setiap kegiatan.

3. Pengawasan
Tahapan ini meliputi laporan perkembangan proyek, memperbaharui diagram network dalam menghadapi setiap terjadi perubahan selama proyek berlangsung.

Random Posts



0 comments:

Blog Archive