PENTING : **SEDEKAH ROMBONGAN||RUMAH ZAKAT || ACT || Kajian Hadis**
PELUANG USAHA 2016 !!!|*|DUITBUX|*|Program PTC nyari duit di internet|

Wednesday, June 3, 2009

Dukungan untuk Ibu Prita Mulyasari


Sungguh MEMPRIHATINKAN dan MENYEDIHKAN !!!
Apa yang terjadi sekarang ini, argghhhh....
Betul-betul menyedihkan

Gara-gara sebuah email dipenjara ???
Akankah hal seperti ini akan menimpa pengirim Surat Pembaca-Surat Pembaca yang lain ?
Akankah hal ini juga akan menimpa blogger-blogger suatu saat ????


SEMOGA IBU PRITA MULYASARI KUAT dan TABAH
SEMOGA SEGERA BERAKHIR PENDERITAANMU, SEGERA BEBAS
SEMOGA KELUARGA, SUAMI, dan ANAK-ANAK IBU PRITA MULYASARI selalu diberi kekuatan dan tabah, selalu menyemangati bu Prita
SEMOGA ALLAH S.W.T MEMBERIKAN yang TERBAIK untuk ibu PRITA MULYASARI dan KELUARGA

Dukungan Bagi Ibu Prita Mulyasari, Penulis Surat Keluhan Melalui Internet yang Ditahan di Facebook : http://apps.facebook.com/causes/290597/64322377?m=37a084d6&ref=mf ( sampai dengan pagi ini, sudah 20 ribu lebih orang yang bergabung untuk memberi dukungan )

Untuk teman-teman blogger, jika berkenan dapat memasang banner di blognya masing-masing sebagai bentuk dukungan. Banner dapat diperoleh di http://ibuprita.suatuhari.com/

Random Posts



11 comments:

Linda Belle said...

kasian bgt ya

ke2nai said...

semoga mbak Prita tabah y.. jangan ke RS itu deh...

Anonymous said...

Solidaritas Anti Kriminalisasi Pasien
oleh RS OMNI International Alam Sutera

Kasihan saja tidak cukup. Apakah yang sudah Anda lakukan untuk menggalang anti kriminalisasi pasien oleh RS OMNI International Alam Sutera ? Atau Anda hanya membaca dan menonton kasus itu di Media Cetak dan Televisi ?
Jika Anda peduli, namun tidak tahu caranya mengekspresikan kepedulian Anda, berikut ini adalah langkah praktis untuk menyampaikan aspirasi Anda :
1. Kirim Email kekecewaan dan kutukan Anda, kepada :
• info@omnihealthcare.co.id dan info@omni-hospitals.com (RS OMNI International Alam Sutera)
• mph@cbn.net.id (Pengacara RS OMNI International Alam Sutera dari Risma Situmorang, Heribertus & Partners).
2. Anda juga bisa menyampaikan kekecewaan dan kutukan Anda secara langsung kepada nomor telpon : 021-53128555 (hunting). Jangan hanya berbicara sama operatornya, tetapi kalau bisa dengan para manajemen RS OMNI International Alam Sutera, yaitu Sukendro (Direktur Utama), Dina (Direktur), atau Anda juga bisa menghubungi semua nama petugas yang disebutkan dalam surat keluhan Prita Mulyasari.
3. Cara lainnya adalah dengan mengirimkan fax dukungan yang sama ke nomor : 021- 53128666.
Marilah kita semua melakukan langkah nyata sebagai rasa solidaritas dan tangggungjawab sosial personal. Agar kasus kriminalisasi terhadap pasien yang dilakukan oleh RS Internasional merupakan yang pertama dan yang terakhir. Lakukan apa yang bisa dilakukan, sekarang juga. Terima kasih atas kepedulian Anda.
Wassalam,

BARATA NAGARIA
Solidaritas Anti Kriminalisasi Pasien Indonesia (SAKPI)
Web, http://anti-kriminal.blogspot.com
Email : barata.nagaria@yahoo.co.id

Hartchenko said...

Dokter yang nuntut Ibu prita itu namanya dr. Hengky....

Mang uDUNG said...

saatnya melek apa yg sebenarnya terjadi di rumah sakit...

veminimboyz said...

Terkutuklah orang-orang yang menindas dan mempermainkan rakyat kecil!
buat RS Omni International hengkang aja ke negara asal kamu!

Abbie said...

jangankan ibu Prita..
daku juga pernah digituin..
cm di RS biasa..
ga pake international...

untuk meluruskan tanganku yang bengkok..
dokternya minta tulang kaki ku..

apa ku ga cacat entar?

Anonymous said...

dlm isi email hal Prita tertulis a.l sbb :
< ibu Pr mengeluh skt dan pergi
ke RS.
< setelah priksa dr+Lab, dianjur
kan rawat-inap di RS tsb.
< pasien selama rawat-inap menda
-pat infus+obat2-an di RS tsb.
< pasien kurang puas dgn usaha
penyembuhan&pelayanan di RS tsb
dan pindah keRS lainnya.
< untuk pindah keRS yg lain tsb,
pasien membutuhkan data medis
tertulis yg lengkap termasuk
kepastian data Lab trombosit apa
-kah 27000 atau 181000.
< krn terjadi komunikasi yg kurang
efektif antara pasien dgn RS ter
dahulu diatas dan ketidak pasti-
an data diatas maka Pr menjadi
kesal.
< kekesalannya a.l dicurhatkan
dlm email kpd teman2-nya.
< selanjutnya pihak RS menuntut
Pr atas isi email tsb.

Jadi titik simpul yg kusut sebenarnya terletak pada permintaan tertulis data-medis yg
lengkap oleh Pasien.
Kalau mnrt UU no29/2004 & Permenkes no 269/2008 permintaan
Resume Rekam Medis diatas sdh menjadi Haknya Pasien, dan seandainya dipenuhi sesuai UU/Peraturan, rasanya Pasien tak
akan kesal, bukan ? ; hingga
masalah2 sebab-akibat ini tak akan terjadi.

Anonymous said...

WAHAI KAWAN LIHATLAH RS Omni International SEDANG MENELANJANGI DIRINYA SENDIRI, inilah suatu tontonan KETOLOLAN YANG BENAR2 NYATA DAN MASUK AKAL. Hanya BINATANG yang akan menelanjangi dirinya di khalayak ramai, maka terpenuhilah sudah syarat bagi mereka untuk kita anggap sebagai BINATANG ...

Anonymous said...

Yang namanya curhat ya apa yg mw diomongin ya terserah dunk. Cuma curhat aja koq dipenjara! Masa curhat pake peraturan segala!? Apa kata dunia????
Bebasin bu prita dunk!! Segel aja RS OMNI as soon as possible!

Berry said...

Artikel apik :
"Surat Pembaca Berbuah Bahagia atau Penjara ?"
http://www.mediakonsumen.com/Artikel4560.html

Ada A-Z alamat 25 url surat pembaca lainnya, siap diklik untuk bongkar keangkuhan para penyedia layaanan publik. Ayo serbuuuu..... !!!
Ada 7 tips biar gak dipenjara....


"Kecewa dan mengeluh dari para konsumen, sebagai tanggapan atas layanan yang kurang memuaskan amat jamak ditemukan. Hal ini menimpa para konsumen yang berinteraksi dengan layanan publik, kasus jual-beli, perbankan, layanan di pemerintahan maupun swasta.

Layanan yang berbuah kekecewaan ini semestinya mendapatkan perhatian dari para pengusaha, produsen, atau pimpinan pemberi layanan tersebut. Bahkan jauh-jauh sebelum memberikan pelayanan tersebut, hendaknya disediakan sebuah kotak saran agar konsumen bisa memberikan kritik, saran, pengaduan dan segera mendapatkan respon yang memadai."

Semoga bermanfaat.

Blog Archive