PENTING : **SEDEKAH ROMBONGAN||RUMAH ZAKAT || ACT || Kajian Hadis**
PELUANG USAHA 2016 !!!|*|DUITBUX|*|Program PTC nyari duit di internet|

Friday, June 5, 2009

Cerita Panas

Cerita Panas ini bukanlah cerita porno, bukan cerita sex, cerita seru khusus orang dewasa, cerita 17 tahun ke atas atau cerita tentang beredarnya video porno mirip artis. Cerita Panas ini bukanlah cerita tentang suhu politik sekarang ini yang semakin memanas di Indonesia, karena sedang memasuki masa Kampanye Pemilihan Presiden ( Pilpres ) 2009. Cerita Panas ini berhubungan dengan api yang memang benar-benar panas. Kalau tidak percaya api itu panas, silahkan coba dirasakan sendiri, bagaimana rasanya api, kalau rasanya masih hambar bisa ditambahkan sedikit garam, wkwkwk. Atau kecap manis bila suka, lidah orang Jawa kan suka yang manis-manis, hehe.

Cerita Panas ini tentang kebakaran 2 gedung di Kampus UPI YAI, Salemba, Jakarta Pusat tadi malam ( benar-benar panas kan kalau kebakaran ? ). Penyebabnya diduga akibat dari lemparan bom molotov para Peserta Tawuran antara Mahasiswa UKI dan UPI YAI tadi malam ( Kamis, 5 Juni 2009 ). Sungguh ironis sekali, tawuran mahasiswa antara 2 kampus tersebut ( yang tidak kali ini saja tawuran terjadi, tapi sudah berkali-kali antara kedua kampus itu, sudah tradisi kali ya ) menyebabkan rusaknya fasilitas kampus, terbakarnya gedung kampus, sehingga merugikan kampus itu sendiri, dan juga kepentingan umum, karena menyebabkan kemacetan di Jalan Diponegoro, Salemba. Kalau sudah begini, siapa yang untung coba ? Koq masih pada demen ya tawuran seperti ini ? Tawuran yang gak jelas apa penyebabnya, apa penyulut permasalahannya. Kayaknya koq pada belum puas kalau belum melukai musuhnya. Puas melihat orang lain menderita dan terluka, puas menghancurkan fasilitas umum, anarkis. Fenomena apakah ini ? Kalau dalam ilmu kejiwaan alias psikologi apa ya namanya perilaku seperti ini, perilaku seseorang yang merasa puas kalau sudah melukai orang lain, puas kalau sudah menghancurkan ?

Tawuran antara mahasiswa UKI dan UPI YAI semalam juga membuahkan hasil 10 Mahasiswa terluka, dan 1 orang warga juga terluka akibat lemparan batu. Lalu, kalau sudah seperti ini, apakah para Peserta Tawuran tersebut mau bertanggung jawab ? Sungguh ironis sekali, melihat keadaan seperti ini. Mahasiswa yang sebentar lagi akan berpartisipasi aktif di masyarakat, menjadi generasi penerus bangsa, menerapkan ilmu-ilmu yang sudah mereka dapat semasa kuliah, ternyata doyan tawuran.

Memang sih tidak semua Mahasiswa seperti itu, hanya sebagian kecil oknum saja, masih banyak Mahasiswa-mahasiswa lain yang benar-benar belajar dan berprestasi di bidangnya. Dan yang tawuran tentu saja bukan Mahasiswa saja, sering juga kita lihat tawuran antar pelajar, baik itu pelajar SLTP maupun pelajar SMU. Bahkan tawuran antar kampung juga sering terjadi, apalagi tawuran antar suporter sepakbola. Lalu, apakah yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah tawuran seperti ini ???? Apa sebaiknya yang harus dilakukan pemerintah dan aparat ???

Random Posts



7 comments:

Anonymous said...

mahaSiswa yang ga punya OTAK

Wemmy al-Fadhli said...

wahhh kirain apa niy

snepylone said...

lagipula apa untungnya sih dr perhelatan itu.. yg ada cm makan korban & bikin jalan ga aman..

resep masakan nusantara said...

malu-maluin aja menyandang gelar maha

rayearth2601 said...

Hehe, begitulah mereka

Irfan Three said...

wajar2 aja kalo tawuran mah biasa lempar-lemparan batu...

yang nggak biasa tu tawuran sambil lempar-lemparan duit...

selamat bulan juni...

lg mau lomba tkt prov jateng nih, doain yaaaaa.......

maklum jarang ngeblog

rayearth2601 said...

lomba opo fan? mugo2 menang wis, ojo lali hadiahe dibagi 2, wkwkwk

Blog Archive